Posts

Showing posts from September, 2014

Productive Muslim

Image

Allah knows..

Image

Abah .. aku ingin mengurangkan lelahmu

Image
Lirik Biar oleh Fynn Jamal Mata tua yang memandang aku itu
Bundar. Pudar
Dia tak mau bilang apa yang
Mencengkam jiwa usangnya
“Biar”. Katanya “biar” Wahai ayahanda berhentilah walau sebentar
Dan renungkan mataku yang melaut
Khabarkan yang jujur dan ujar apa menyerabut

Wahai ayahanda bercukuplah menggagah tulang rapuhmu
Akukan lemahmu
Perikan penatmu
Kisahkan jerihmu
Aku mau tau Mata tua yang bagai ada sakti dewa-dewi itu
Harum. Senyum
Dipukaukan aku nan terus terpana dan terdiamkan
“Biar”. Katanya “biar” Wahai ayahanda bisikkanlah walau sekali;
Izinkan aku menumpangkan bahu
Berikan aku seperca dari beban kamu
Wahai ayahanda lihatkanlah aku berlari kini
Melompat tinggi
Setiapnya kerna kau tak pernah pergi Apa masih ingat lagi aku suka lari-lari?
Kau bagaikan tak peduli ku biar kau patah hati
Apa masih tidak lupa tengking jerit sama-sama?
Makan tak mahu semeja, sahabat lebih berharga
Apa mampu kau sudikan ampun maafku sujudkan?
Bisa tidak kau teruskan ku sesat kau tunjuk jalan? Apa layak …

Muslimah

Image

Bangkit.. ..:::Mood Merdeka::...

Image
Bangkit bila ditolak jatuh bangunlah semula
Bangkit bila diluka nanti pulihlah semula
Bangkit biar bersusah dulu nanti senang semua
Sakit pada luka kan pulih semula
Bangkit

Dengan nama yang Maha Esa
Maafkan aku aku terlena
Mata buka tapi aku leka
Sekarang kita sedia pasang deria kita lebih peka

Siap gerak gempur
Siap rentak tempur
Redah onak lumpur
Maju tiada undur
Tak kenal uzur hingga jasad kita terkubur
Kalau kurang kaki tangan lutut dan siku dihulur

Ini malam kita pakai tanjak songsang
Askar jati gerak senyap yang lain berkompang
Berani segorombolan tak takut bila seorang
Kuatkan benteng jangan ada yang berlobang

Layan..

Image
BELANTARA KONKRIT
Di mana arusnya deras dan mawar dikikis duri
Anginnya rawak dan diri terus diuji
Namun cita-cita membunga cinta dibunga-bunga
Ilmu dicari dan emas digali
Di belantara konkrit hanya di belantara konkrit
Di belantara konkrit hanya di belantara konkrit Selamat datang ke kota mimpi ngeri
Dari dekat lapuk dari jauh nampak berseri
Kami jual semua kalau kamu mampu beli
Kami ambil semua kalau kamu tak reti beri Atas darat ada lintah
Atas darat ada buaya
Gerila dalam kabus bergerak dalam suara
Otak sihat tapi akhlaknya kurang upaya
Hati kering kerna mandi dosa di kuala Di belantara konkrit hanya di belantara konkrit
Di belantara konkrit hanya di belantara konkrit Ada kucing kurap berangan nak jadi singa
Khinzir hutan kian gemuk meratap riba
Ular besi bawa semut ke tempat kerja
Monyet luncai khayal berkemenyankan herba Jangan mengaum bila masuk kampung kami
Jangan pasal besar mulut buat kami kecil hati
Kami dah khatam mengaji cara tari bertaji
Corak orak tenang kami tak reti lari Dimana arusnya…

Sejarah anak selangor..

Image
Berita ini saya paste from Malaysiakini..sebagai bahan sejarah untuk anak-anak selangor, sejarah yang akan mengajar kita untuk mengkaji apa yang dinamakan kompromi politik..bukalah minda kita untuk menjadi rausyan fikir.

S'gor muktamad perjanjian air dengan Pusat 492

Boikot?

Image
Saya tidak memilih untuk memboikot..
walaupun ada suara yang mengata saya memboikot..
saya masih sedar masih ada kepentingan urusan saya dengan pihak berkenaan

Boikot itu menifestasi kebencian..saya tiada harapan apa2 pada pihak berkenaan.
saya percaya akan kompromi budaya, kompromi kepercayaan..
saya tidak boikot, apatah lagi memprotes..
mereka adalah rakan2 sekerja saya..saya masih bebas menghulurkan senyuman
saya masih waras untuk memulakan sapaan..

Cuma ya saya tidak setuju dengan amalan2 sosial yang saya tidak setuju,
Tapi saya tidak kecewa dan sakit hati,
Tindakan yang saya ambil dengan tidak terlibat dalam aktiviti sosial mereka berlandaskan prinsip yang saya anuti, tiada ego, tiada menang dan tiada salah. Ianya luar tugasan saya untuk memaksa ianya terjadi mengikut cara saya.

Saya berharap masa akan memahamkan mereka.. InsyaAllah

Tausiyah Cinta

Image
Bagaimana caranya menjelaskan tentang rindu pada seseorang Yang entah siapa dan entah di mana saat ini Untukmu, yang jauh di sana Terkadang mata ini begitu iri pada hati, Karena kamu ada di hatiku namun tidak nampak di mataku Aku tidak memiliki alasan pasti, Kenapa sampai saat ini aku masih ingin menunggumu, Meskipun engkau tidak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan Hati ini meyakini dan merasa bahwa engkau ada, Meski entah di belahan bumi mana Yang aku tahu, kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu di sini, di sisiku Maka di saat hatiku telah mengenal fitrahnya, Aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintaiNya Sekalipun kita belum pernah bertemu, Tapi mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama Sambil tersenyum menatap rembulan yang sama Di sanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.(tausiyahku.com)

Semoga Bermanfaat